PROGRAM

PENINGKATAN KAPASITAS PEGIAT LITERASI MASYARAKAT KOTA BANJAR MELALUI LOKAKARYA PENULISAN KREATIF

Gerakan literasi tentu saja bukanlah sekadar jargon, namun telah menjadi suatu hal fundamental, kecakapan hidup yang sangat diperlukan untuk meraih kemajuan. Tidaklah heran jika para ahli pendidikan mengingatkan kita betapa literasi memiliki urgensi dalam kehidupan. Namun begitu, disadari bahwa gerakan literasi belum begitu menggembirakan sehingga karenanya perlu terus didorong bersama secara kolaboratif.

Gerakan literasi di Kota Banjar Jawa Barat terus menggeliat dan menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Banjar berada di “papan bawah” dan pada tahun 2024 mengalami kenaikan signifikan menjadi berada di “papan atas”.

Meskipun belum berada pada kondisi paling ideal, namun capaian positif ini tentunya merupakan buah dari sinergitas dan kolaborasi para pihak untuk terus memperkuat atmosfir yang mendukung gerakan literasi secara berkelanjutan.

Meskipun tidak bersifat baku dan mutlak, IPLM dapat menjadi gambaran umum bahwa gerakan literasi seringkali mengalami fluktuasi. Pasang-surut semangat gerakan literasi tentunya akan sangat tergantung pada berbagai aspek, baik dari sisi kebijakan, kondisi budaya baca masyarakat, maupun hal-hal lainnya yang saling mempengaruhi satu sama lain. Karenanya, kunci utama untuk menjaga soliditas gerakan literasi terletak pada sinergitas dan kolaborasi para pihak untuk secara sadar dan terus menerus melakukan penguatan gerakan literasi secara terintegrasi.

Bantuan Pemerintah Bidang Sastra dan Kebahasaan melalui Fasilitasi dan Pembinaan komunitas Masyarakat melalui kegiatan “Peningkatan Kapasitas Pegiat Literasi Masyarakat Kota Banjar Melalui Lokakarya Penulisan Kreatif” diharapkan menjadi media sinergi dan kolaborasi yang mampu menguatkan gerakan literasi di ranah masyarakat. Hal ini secara skematis dapat divisualisasikan pada bagan berikut. Pemerintah melalui Kemendikdasmen dan struktur di bawahnya (Balai Bahasa, Kemendikbud Kabupaten/Kota), Gerakan Literasi Sekolah, berkolaborasi dengan kekuatan Komunitas Literasi Masyarakat, baik itu Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM), Komunitas Literasi Kampus, para Pegiat Literasi Masyarakat lainnya seperti Pustakawan di tingkat desa/kelurahan serta Komunitas Literasi Pesantren.

 

Tema utama program yang digagas adalah “Peningkatan Kapasitas Pegiat Literasi Masyarakat Kota Banjar Melalui Lokakarya Penulisan Kreatif”. Tema ini dijabarkan dalam tiga kegiatan utama. yaitu: (1) Peningkatan Kapasitas Pegiat Literasi Kota Banjar melalui Lokakarya Penulisan Kreatif, (2) Penulisan dan Penerbitan Buku Antologi Pegiat Literasi Kota Banjar (Versi e-Book), (3) Seminar Publik Penguatan Literasi Masyarakat dan Peluncuran e-Book Antologi Pegiat Literasi.

Secara skematik, hasil dan dampak program Banpem Komunitas Literasi melalui kegiatan “Peningkatan Kapasitas Literasi Masyarakat di Kota Banjar Jawa Barat” ini dapat divisualisasikan dalam diagram berikut:

Secara garis besar tujuan dan manfaat kegiatan yang akan dijalankan adalah sebagai berikut.

  1. Tujuan utama kegiatan
  • Meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya literasi sebagai salah satu modal utama dalam pembangunan.
  • Meningkatkan kapasitas para pegiat literasi masyarakat sehingga memiliki kemampuan dalam menulis cerita kreatif sebagai salah satu modal dalam kegiatan literasi.
  1. Manfaat kegiatan yang akan dijalankan
  • Terbangunnya sinergi dan kebersamaan dalam mendorong gerakan literasi dengan beragam kegiatannya secara berkelanjutan.
  • Meningkatnya kapasitas, kapabelitas, serta wawasan keilmuan para pegiat literasi, terutama dalam penulisan buku sehingga dengan begitu para pegiat literasi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam gerakan literasi secara simultan.

***

 Previous Program:

 

LITERASI MERDEKA YRBK TAHUN 2025

RUANG BACA KOMUNITAS – Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80 diperingati dengan beragam kegiatan sebagai ekspresi kebahagiaan di berbagai tempat di Indonesia. Ragam lomba yang biasa dilakukan menjelang HUT RI tentunya sudah pasti meramaikan hajatan nasional itu.

Di Kota Banjar, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) merayakan hari merdeka dengan cara berbeda. Salah satunya dengan menggelar Safari Literasi Merdeka di sejumlah sekolah. Dalam bulan kemerdekaan ini, YRBK mengadakan Safari Literasi Merdeka di sejumlah sekolah, antara lain di SD Negeri 1 Wainginsari, SD Negeri 2 Pataruman, SMPIT Mustika, dan SMK Pasundan 1 Kota Banjar.

 

  1. Safari Literasi di SDN 1 Waringinsari

https://www.instagram.com/p/DNAH7whszYc/

 

  1. Safari Literasi di SDN 2 Pataruman

https://www.instagram.com/p/DNOD-iGsqsv/

 

  1. Safari Literasi di SMPIT Mustika

https://www.instagram.com/p/DNA3lxGTUQw/

 

  1. Safari Literasi di SMK Pasundan 1

https://www.instagram.com/p/DNQeaPjTBXt/

 

Link Berita Terkait:

 

Liputan Bandung Pos

https://bandungpos.id/safari-literasi-merdeka-ala-ruang-baca-komunitas-kota-banjar/

 

Liputan Visi News

https://visi.news/yrbk-gelar-safari-literasi-merdeka-refleksikan-kemerdekaan-lewat-literasi/

 

Liputan Rakyat Priangan

https://www.rakyatpriangan.com/jawa-barat/14315741301/safari-literasi-merdeka-cara-unik-yrbk-rayakan-kemerdekaan-di-kota-banjar

 

Liputan Arah Pena.id

https://www.arahpena.com/berita/77915739438/yrbk-gelar-safari-literasi-merdeka-di-kota-banjar-rayakan-hut-ri-ke-80

 

 

Link Terkait Lainnya:

 

Dirgahayu Indonesia dari RBK

https://www.instagram.com/p/DNhMtZMscWx/

https://www.instagram.com/p/DNapYcwMv9_/

 

Safari Literasi YRBK 2025

 

Beureum Bodas, Pamungkas Literasi Merdeka 2025

 

DOKUMENTASI HARBUKNAS DI RUANG BACA KOMUNITAS

 

RUANG BACA KOMUNITAS – Hari Buku Nasional (HarBukNas) biasa diperingati setiap tanggal 17 Mei sebagai pengingat dan penyemangat pentingnya buku dalam kehidupan. Untuk mengkhidmati HarBukNas Tahun 2025, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) menggelar rangkaian kegiatan antara lain Parade Puisi Bertema Buku, Penerbitan Buku Buah Tangan Studi Kebangsaan serta Peluncuran Buku sebagai puncak acaranya.

 

Parade Puisi dan Peluncuran Buku diselenggarakan bertepatan dengan HarBukNas Tahun 2025 pada Sabtu, 17 Mei 2025 bertempat di Sekretariat YRBK dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, sejumlah guru dan para siswa pegiat literasi serta Ketua OSIS tingkat SLTP dan SLTA se-Kota Banjar. “Buku sangat penting dalam kehidupan dan akan menjadi pedoman utama dalam meraih kemajuan,” ucap Drs, H. Kaswad, M.Pd.I Kepala Kadisdikbud Kota Banjar dalam sambutannya.

 

Acara utama diisi peluncuran buku berjudul “The Greatest Memories: Buah Tangan Studi Kebangsaan” yang merupakan karya bersama enam orang siswa, yakni: Adinda Zahra Sofiantima, Asti Maulani, Ardian Bagja Gumilang, Ghina Adhwa Syurayya, John E.V. Simanjuntak, dan Neisya Hafidza. Peluncuran ditandai dengan penyerahan buku dari Ketua YRBK Siti Maroah kepada Kepala Disdikbud Kota Banjar, H. Kaswad. Kemudian dilanjutkan penyerahan buku dari Kepala Disdikbud kepada para Penulis. Para penulis juga mempresentasikan sekelumit isi dari buku yang mereka tulis.

 

Acara dimeriahkan dengan penampilan Parade Puisi dari siswa dan guru serta tenaga kependidikan (Tendik) yang memiliki prestasi dalam bidang literasi. Beberapa diantara mereka yang tampil adalah: Akhsan Al Fath (Siswa SDN 1 Banjar), Refanatha Adialine Sutadi (SMPN 1 Banjar), Reni Rahmawati (Tendi SMPN 10 Banjar) serta Ayu Nurfauziah dan Anengsih (Guru SMPN 7 Banjar).   Para Ketua OSIS tingkat SLTP dan SLTA se-Kota Banjar juga turut memeriahkan acara ini dengan sharing informasi, memberikan usulan dan masukan sehubungan dengan kegiatan literasi di Kota Banjar.

 

Berita Terkait

 

Liputan Berita Kabar Priangan:

https://kabarpriangan.pikiran-rakyat.com/kabar-priangan/pr-1489339570/peringati-hari-buku-nasional-yrbk-luncurkan-buku-karya-6-siswa-sman-1-banjar#google_vignette

 

Liputan Berita Kabar Banjar.com

https://kabarbanjar.pikiran-rakyat.com/kabar-banjar/pr-3199341159/buah-tangan-studi-kebangsaan-hari-buku-nasional-tahun-2025-di-yrbk-kota-banjar

 

Liputan Berita Zona Literasi.id:

https://zonaliterasi.id/hari-buku-nasional-tahun-2025-yrbk-luncurkan-buah-tangan-studi-kebangsaan/

 

Liputan Berita Arah Pena dot.com:

https://www.arahpena.com/pendidikan/77915175261/6-siswa-kota-banjar-luncurkan-buku-kolaborasi-di-hari-buku-nasional-2025?page=2

 

Liputan Berita Jabar Ekspres:

https://jabarekspres.com/berita/2025/05/18/yrbk-luncurkan-buku-studi-kebangsaan-pada-harbuknas-2025/

 

Dokumentasi Harbuknas di Ruang Baca Komunitas:

 

 

 

 

 

 

SAMBUT HARI ANAK NASIONAL 22 SISWA PARADE CERITA DI RBK

 

RUANG BACA KOMUNITAS – Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli sebagai momentum untuk lebih memperhatikan dan memenuhi hak-hak anak. Peringatan HAN diharapkan akan membangkitkan kerjasama, koordinasi, kepedulian, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya untuk menghargai, serta menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Hal ini sejalan dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini yakni, “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”.

 

Untuk turut mengkhidmati HAN tahun 2025, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) menggelar Parade Cerita Anak Indonesia (PARCAI). Pendiri YRBK Sofian Munawar menyebutkan PARCAI diikuti oleh 22 siswa yang berasal dari berbagai jenjang Pendidikan, mulai TK, SD/MI, SMP/MTs serta dari tingkat SLTA dari Kota Banjar dan Pangandaran. Mereka menuturkan cerita karangannya sendiri atau cerita karya para gurunya.

 

Masih dalam semangat Hari Anak Nasional 2025, selain kegiatan PARCAI, YRBK juga menyelenggarakan peluncuran dan bedah buku pada puncak peringatan HAN di YRBK pada Sabtu, 26 Juli 2025. Ada 4 buku baru terbitan RBK Press yang diluncurkan bertepatan peringatan HAN tahun 2025 di YRBK. Berikut liputan kegiatannya …

 

 

  1. Parade Cerita Anak Indonesia (PARCAI)

https://www.instagram.com/p/DLMAUYEsbc6/

 

  1. Peluncuran 4 Buku di RBK:

 

 

 

 

 

Liputan Berita lainnya:

 

Link Berita Terkait:

 

 

Liputan Zona Literasi.id

https://zonaliterasi.id/puncak-hari-anak-nasional-2025-yrbk-luncurkan-4-buku/#:~:text=ZONALITERASI.ID%20%E2%80%93%20Hari%20Anak%20Nasional%20(HAN)%20diperingati,Hebat%2C%20Indonesia%20Kuat%20Menuju%20Indonesia%20Emas%202045%E2%80%9D.

 

 

Liputan Visi News

https://visi.news/sambut-hari-anak-nasional-22-siswa-parade-cerita-di-yrbk-banjar/

 

 

Liputan Radar Tasik

https://radartasiktv.disway.id/read/15564/peringati-hari-anak-nasional-yrbk-luncurkan-4-buku-dorong-anak-berkreasi-dan-berkarya

 

 

Liputan Rakyat Pringan

https://www.rakyatpriangan.com/jawa-barat/14315594673/peringati-hari-anak-nasional-22-siswa-unjuk-cerita-di-rbk-banjar

 

 

Liputan Arah Pena.id

https://www.arahpena.com/berita/77915591144/22-siswa-kota-banjar-ramaikan-parade-cerita-anak-indonesia-yrbk-di-peringatan-han-2025

 

 

Liputan Pasundan News

https://pasundannews.com/yrbk-luncurkan-empat-buku-di-puncak-peringatan-han-2025-di-banjar/

 

 

Liputan Bandung Pos

https://bandungpos.id/sambut-hari-anak-nasional-22-siswa-parade-cerita-di-rbk/

 

 

Liputan Kabar Banjar – Pikiran Rakyat

https://kabarbanjar.pikiran-rakyat.com/kabar-banjar/pr-3199528322/4-buku-terbaru-diluncurkan-saat-puncak-han-di-yrbk

 

ULANG TAHUN KE-9 YRBK LUNCURKAN BUKU KE-79

RUANG BACA KOMUNITAS – Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) Kota Banjar merayakan ulang tahunnya yang ke-9 dengan menggelar acara peluncuran buku dan Apresiasi Literasi Tahun 2025 yang dilaksanakan di Pendopo Walikota Kota Banjar.

Turut hadir Walikota Banjar Ir. H. Sudarsono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar H. Kaswad, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Hj. Nia Kania Permasih dan Kepala Kemenag Kota Banjar Akhmad Fikri serta puluhan guru, dosen, mahasiswa, siswa dan terutama 33 Penulis buku “Antologi Puisi dan Cerita Religi” yang merupakan buku besutan YRBK yang ke-79.

Pendiri YRBK Kota Banjar, Sofian Munawar, menyampaikan pentingnya peran literasi dalam membangun karakter dan kecerdasan bangsa agar mencapai kemajuan.

“Kami ingin menjadikan literasi sebagai fondasi dalam memajukan kota ini. Kami berharap masyarakat Banjar semakin gemar membaca dan menulis, serta lebih aktif dalam berbagai kegiatan literasi,” ujar Sofian.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi dan penuturan cerita religi yang dibacakan oleh beberapa penyair lokal. Beberapa karya puisi dan cerita religi yang ditampilkan merupakan isi dari buku yang diluncurkan yang sebelumnya juga sudah diunggah di kanal Youtube Ruang Baca Komunitas.

 

TPL dan SPL

Sebagai bagian dari rangkaian acara Ultah YRBK juga memberikan penghargaan Tokoh Peduli Literasi (TPL) dan Sekolah Peduli Literasi (SPL). Penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh dan sekolah yang telah berkontribusi besar dalam dunia literasi di Kota Banjar.

Berikut rincian penerima TPL dan SPL. Untuk kategori tokoh ada lima orang, yaitu: Dr. (HC) Aan Alamsyah, S.Pd.I., ST., M.Pd. (Dosen STIT Muhammadiyah Banjar), Ani Lukmayani, S.Pd., M.Pd. (Kepala SMKN 2 Banjar), Dadang Darulkutni, SH., S.Pd. (Ketua PGRI Kota Banjar), Herri Herdiman, S.E., M.Pd. (Pembina Olimpiade Matematika Tingkat Nasional), dan Ida Rabiah Adawiyah, M.Pd.I. (Kepala MTs Darul Uum Banjar).

Sementara untk kategori sekolah adalah: SDIT Uswatun Hasanah, SMP Negeri 2 Banjar, dan SMK Negeri 2 Banjar. Pada kesempatan itu juga YRBM memberikan penghargaan untuk Penulis Puisi terfavorit, Pembaca Puisi Terfavorit, Penulis Cerita Religi Terfavorit serta Penutur Cerita Terfavorit yang berasal dari kalangan siswa, mahasiswa, guru, serta pegiat literasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Walikota Kota Banjar Sudarsono menegaskan, literasi adalah kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan produktif. Karena itu menurutnya kegiatan literasi harus terus didorong dan sebagai orang nomor satu di Kota Banjar ia siap mendorong kegiatan literasi.

“Kota Banjar akan selalu mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan menulis. Ini adalah investasi besar bagi masa depan generasi muda sebagai tulang punggungbangsa,” pungkas Sudarsono.

 

 

Link Berita Terkait:

 

Penghargaan untuk Sekolah dan Tokoh Pedui Literasi:
Liputan Zona Literasi:

https://zonaliterasi.id/ulang-tahun-ke-9-yrbk-kota-banjar-luncurkan-buku-ke-79/

 

Liputan Kabar Banjar.com:

https://kabarbanjar.pikiran-rakyat.com/kabar-banjar/pr-3199183741/spesial-pertama-di-pendopo-yrbk-merayakan-hut-ke-9-meluncurkan-buku-ke-79-dan-anugerahkan-penghargaan

 

Liputan Rakyat Banjar.com:

https://www.rakyatpriangan.com/jawa-barat/14312355588/momen-ulang-tahun-ke-8-yrbk-penghargaan-literasi-diberikan-kepada-sejumlah-tokoh-masyarakat-kota-banjar

Literasi MASAGI

https://www.instagram.com/ruangbacakomunitas/reel/DHhhTrNsMfx/

 

Literasi Ramadan dan Ultah ke 9 Tahun Luncurkan Buk uke-79:

https://www.instagram.com/p/DGzVLEmTPfN/

 

 

 

Peluncuran Buku ditandai secara simbolik dengan penyerahan mascot cover buku Cerita Rakyat Kota Banjar dari Pendiri YRBK kepada Kepala Balai Bahasa Jawa Barat

PELUNCURAN DAN BEDAH BUKU CERITA RAKYAT KOTA BANJAR

RUANG BACA KOMUNITAS – Sebanyak 17 cerita rakyat Kota Banjar berhasil didokumentasikan dalam buku antologi Cerita Rakyat Kota Banjar yang ditulis oleh para kawula muda yang terdiri dari siswa SLTA, Mahasiswa, dan para pegiat Karang Taruna Kota Banjar. Penerbitan buku ini diinisiasi oleh Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) dengan dukungan penuh Badan Bahasa Kemendikbudristek RI.

Pendiri YRBK menuturkan bahwa langkah awal telah dimulai sekitar tiga bulan lalu dengan diadakan pelatihan menulis bagi kawula muda dalam tiga tahapan. “Setelah melewati tahapan pelatihan dan proses editing, Alhamdulillah hari ini buku Cerita Rakyat Kota Banjar dapat diluncurkan sekaligus dibedah dan didiskusikan,” terang Sofian.

Proses peluncuran ditandai secara simbolik dengan penyerahan buku dari Pendiri YRBK kepada Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Dr. Herawati, S.S., M.A. yang sekaligus juga bertindak sebagai Keynote Speaker dalam acara itu. Narasumber lainnya yang hadir menjadi pembahas adalah Muhammad Ivan (Asdep Literasi dan Kreativitas Kemenko PMK, Jakarta), Agus Supriyadi, ST., M.Si., Ph.D. (Bappelitbangda Kota Banjar), Drs. H. Kaswad, M.Pd.I. (Kepala Disdikbud Kota Banjar, serta Sofian Munawar (Pendiri YRBK). Acara dipandu oleh Muhamad Ghofir Makturidii, S.H.I., M.H. (Dosen STAIMA Kota Banjar).

Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran buku, Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Dr. Herawati, S.S., M.A. menyerahkan buku kepada para pimpinan OPD terkait di Kota Banjar, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kearsipan dan perpustakaan, serta kepada perwakilan Penulis dan Editor. “Penerbitan buku ini merupakan bagian dari upaya kita untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal melalui sastra,” kata Kepala Balai Bahasa Jawa Barat.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Drs. H. Kaswad, M.Pd.I juga turut hadir dan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. “Secara pribadi dan mewakili institusi kelembagaan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, saya sangat mengapresiasi atas terbitnya buku Cerita Rakyat Kota Banjar. Buku ini diharapkan akan memperkuat karakter budaya masyarakat Kota Banjar,” ucap Kepala Disdikbud Kota Banjar. Ia juga menambahkan bahwa buku ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh tentang legenda dan cerita-cerita lainnya yang ada di kota ini serta menambah cakrawala sastra sebagai upaya untuk meningkatkan literasi warga Kota Banjar pada umumnya dan para pelajar di Kota Banjar pada khususnya.

Acara peluncuran dan diskusi berjalan cukup meriah diikuti lebih dari 120 orang. Selain para Penulis, hadir juga para pihak seperti dari PGRI, perwakilan kampus perguruan tinggi yang ada di Kota Banjar, perwakilan pustakawan sekolah dan pustakawan desa/kelurahan serta perwakilan siswa dari SMA, SMK dan MA se-Kota Banjar. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan selingan pembacaan puisi dan penampilan storytelling dari perwakilan Penulis buku Cerita Rakyat Kota Banjar. **

Peluncuran Buku ditandai secara simbolik dengan penyerahan mascot cover buku Cerita Rakyat Kota Banjar dari Pendiri YRBK kepada Kepala Balai Bahasa Jawa Barat
Peluncuran Buku ditandai secara simbolik dengan penyerahan mascot cover buku Cerita Rakyat Kota Banjar dari Pendiri YRBK kepada Kepala Balai Bahasa Jawa Barat

Download e-book Cerita Rakyat Kota Banjar di sini

Link Berita Terkait:

1. Pasundan News

Peluncuran dan Diskusi Buku “Cerita Rakyat Kota Banjar” Menjadi Pemantik Kreativitas Kaum Muda

2. Kabar Priangan

3. Harapan Rakyat.Com

4. Redaksi RadarTV

5. Kanal Youtube RBK

6. Instagram Ruang Baca Komunitas

SAMBUT HARI AKSARA DI RBK

RUANG BACA KOMUNITAS – International Literacy Day atau lebih sering kita sebut sebagai Hari Aksara Internasional (HAI) diperingati setiap tanggal 8 September. Momentum ini diperingati sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya keberaksaraan dalam kehidupan dimana aksara merupakan fondasi penting bagi kemajuan peradaban.

Di Indonesia, momentum HAI lebih akrab juga disebut sebagai “Hari Literasi” sehingga banyak diperingati para pegiat literasi dengan mengadakan berbagai kegiatan dalam mendorong peningkatan budaya literasi dan kegemaran membaca dengan beragam kegiatannya.

Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) sebagai salah satu Lembaga yang konsern pada upaya peningkatan budaya literasi tak pernah melewatkan momentum HAI dengan menyambutnya melalui berbagai kegiatan. Dari tahun ke tahun, momentum HAI di YRBK selalu disambut dengan ragam kegiatan, seperti: Diskusi Buku, Parade Puisi, Safari Literasi, serta Ragam Lomba untuk merangsang kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya literasi.

Untuk HAI tahun 2024 kami mengkombinasikan kegiatannya dengan Outing Class dari sekolah, dalam hal ini ada sekolah terdekat yang melakukan pembelajaran di luar kelas dan memilih YRBK sebagai tempat untuk Outing Classnya. “Kami bekerja sama dengan MTs Negeri 1 Banjar untuk menggelar atau tepatnya mengkhidmati HAI tahun ini sembari para siswa MTs melakukan kegiatan outingclass di sini,” ujar Pendiri YRBK Banjar, Sofian Munawar.

Sofian menambahkan, untuk rangkaian acaranya berupa kegiatan CLBK (Ceritakan Lagi Bacaan Kamu). Dalam kegiatan ini, para siswa masing-masing memilih satu buku untuk dibaca dan kemudian mereka menceritakan kembali hasil bacaaanya secara bergantian. Di sela-sela itu, ada juga penampilan peserta lainnya yang membacakan puisi atau bertutur cerita lainnya (story telling).

Dalam kegiatan itu hadir pula para pengurus YRBK: Siti Maroah, Ivan Mahendrawanto, Putri Sri Jayanti dan relawan Penulis Nina Herayati. Selain turut memandu acara, mereka juga secara bergantian memberikan refleksi singkat mengenai pentingnya menumbuhkan kesadaran berliterasi dimana momentum HAI menjadi saat yang tepat untuk menggelorakan urgensi literasi bagi kemajuan peradaban. “Aksara merupakan penemuan terbesar ummat manusia karena ini menjadi basis paling fundamental bagi berkembangnya peradaban,” pungkas Sofian. ***

Informasi terkait, simak:

 

PARADE PUISI MERDEKA DI RBK

Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) merupakan momentum spesial dalam banyak hal, termasuk bagi kami di Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK). Setiap menjelang HUT RI kami selalu menyiapkan kegiatan spesial, terutama dalam kaitannya dengan literasi, sastra, dan giat pustaka lainnya yang menjadi konsen utama YRBK.

Sebagai pengingat, sejumlah kegiatan yang sudah dan sering kami selenggarakan bertepatan dengan HUT RI yaitu: Safari Literasi Merdeka, Lomba Cipta dan Baca Puisi, Lomba Bertutur (Storytelling), Seminar Refleksi Kemerdekaan, Penulisan dan Penerbitan Buku, Peluncuran dan Bedah Buku, Lomba Resensi Buku, serta Parade Puisi yang semuanya tentunya bertema “Semangat Merdeka” sesuai konteks dan geistzeit-nya.

Untuk HUT RI 2024 kami mengadakan “Parade Puisi Merdeka” di kanal Youtube Ruang Baca Komunitas. Adapun puisi-puisi yang diparadekan bersumber dari program kami sebelumnya, yaitu penerbitan buku Antologi Puisi Kebangsaan yang didukung penuh oleh Pusbanglin Badan Bahasa Kemendikbudristek pada tahun 2023. Beberapa puisi dalam buku ini yang memiliki tema sangat relevan dengan “Semangat Kebangsaan” dibacakan dengan semangat kolaborasi: “Guru Menulis Siswa Membaca”. Jadi, puisi-puisi terpilih karya para guru dibacakan oleh para siswa dalam parade puisi ini. Berikut sejumlah puisi terpilih yang diikutsertakan dalam “Parade Puisi Merdeka di RBK”, mari kita simak bersama …

Ooya, sebelum menyimak parade puisinya, izinkan menutup pengantar ini dengan sebuah “Pantun Merdeka” berikut:

 

Mau dangdutan sama pengamen

Simpan sepatu di parkiran

Hayuuu Agustusan di IKN

Semoga saja tidak kebanjiran

Di langit, awan membiru

Bawa semangat Nusantara baru

Dirgahayu negeriku

Semoga sejahtera selalu!

 

 

1. ANAK KEBUN DI TANAH MERDEKA Karya Dindin Nurdiati

2. SELAMAT PAGI INDONESIA Karya Syaiful Bahri Lubis

3. BANGKIT PERSADAKU Karya Tuti Haryati

 

4. IMAJINASI MERDEKA Karya Saiful Hadi

5. SUARA SERAK KEMERDEKAAN Karya Warlia

 

6. MAKNA, KATA DAN SAKSI Karya Ameliana Sapitri

 

7. APA KABAR NEGERI INI Karya Muhamad Erwin Nugraha

 

8. SANG SAKA NUSANTARA Karya Raden Dinny Noviany

 

9. SANG MERAH PUTIH Karya Lilis Nur Hafsoh

Link Terkait:

Parade Puisi Kebangsaan Terfavorit Tahun 2023

1. PROKLAMASI Karya Sugiharti

 

2. JATI DIRI INDONESIA Karya Siti Maroah

Kegiatan Workshop Sesi Ketiga Menulis Cerita Rakyat Bersama Kawula Muda Kota Banjar

WORKSHOP MENULIS CERITA RAKYAT BERSAMA KAULA MUDA KOTA BANJAR (BAGIAN KETIGA)

Banner Workshop Sesi Ketiga Menulis Cerita Rakyat Bersama Kawula Muda Kota Banjar

RUANG BACA KOMUNITAS – Agenda pamungkas, workshop Menulis Cerita Rakyat Bersama Kawula Muda Kota Banjar edisi ketiga dilaksanakan di PapiMami Café, Mekarsari, Pataruman, Kota Banjar pada Sabtu 27 Juli 2024. Pada workshop edisi ketiga ini kami sengaja ingin memberikan nuansa lain yang bersifat komparatif dengan menghadirkan dua narasumber dari Kota Banjar dan dua narasumber lainnya dari luar kota.

Dua narasumber dari luar kota adalah Abdul Malik Firdaus (Dosen UNSOED Purwokerto) dan Zoni Sulaiman (Ketua Prodi PBSI, IPI Garut). Sementara dua narasumber Kota Banjar adalah Putri Sri Jayanti, Guru SMAN 3 Banjar yang meraih prestasi sebagai Guru Inspiratif Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan Budayawan Banjar yang sekaligus merupakan Kepala Desa Cibeureum, Yayan Sukirlan.

Abdul Malik Firdaus dalam paparannya menyebutkan bahwa Qur’an sebagai kitab suci pun sebagian besar isinya merupakan cerita yang menjadi ibrah atau pembelajaran agar kita sebagai manusia senantiasa membudayakan kebaikan untuk kemaslahatan. Demikian juga khazanah budaya kita, baik di Jawa maupun di Tatar Sunda memiliki kekayaan budaya yang diceritakan secara turun temurun. Salah satunya seperti Cerita Baturaden di Banyumas yang sangat me-legenda. “Cerita itu pastinya memiliki pesan moral yang kuat agar kita senantiasa terus berbuat baik,” ungkapnya.

Zoni Sulaiman juga mengulas beberapa cerita rakyat, khususnya yang menjadi legenda di Kabupaten Garut, seperti Legenda Situ Bagendit. Zoni juga menyebutkan bahwa terkait dengan cerita rakyat  ada pengaturan utama dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yakni adalah tata kelola atau pengelolaan terhadap Objek Pemajuan Kebudayaan. Senada dengan itu, Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 menyebutkan bahwa “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya”.

Narasumber lainnya, Budayawan Kota Banjar, Yayan Sukirlan bercerita mengenai proses kreatif dalam berkarya. Pencipta cerita Ki Banteng Loreng ini menuturkan bahwa kisah yang diangkatnya berangkat dari pengalaman konkret dari kehidupan nyata meskipun dalam ceritanya memang dibumbui dengan kiasan-kiasan dan pesan moral yang kental. Kuwu teladan ini juga bercerita tentang “visi dan misi” Desa Cibeureum yang dipimpinnya dalam kalimat yang menggugah masyarakat, yakni: “Rajawali Hiber”. Frasa ini menjadi landasan gerak dan penyemangat warga desanya untuk meraih kemajuan kampong halamannya.

Sementara Putri Sri Jayanti lebih fokus pada tema “Menulis Semangat Tanpa Plagiat”. Ia menuturkan bahwa salah satu hal penting dalam membuat karya tulis adalah nilai keaslian (orisinalitas) bahwa penulis harus menjauhkan diri dari perilaku menjiplak (plagiat).  Untuk itu, kepada para peserta, ia mengenalkan beberapa aplikasi untuk mengecek dan menghindari plagiat, seperti melalui Turnitin dan Plagiarisme Checker yang dapat disimak pada: www.duplichecker.com.

Seperti workshop sebelumnya, workshop sesi ini juga dipungkas dengan sesi RTL (Rencana Tindak Lanjut) dipandu Sofian Munawar, Pendiri YRBK. Pada sesi ini peserta workshop diingatkan lagi agar dapat menuntaskan tugas tulisannya sesuai jadwal yang sudah disepakati sehingga naskah tulisan dapat segera dilajutkan prosesnya ke tahap penerbitan, mulai dari pracetak: editing, (setting layout) dan proses cetaknya sesuai target yang diharapkan. (Tim YRBK/Editor: Murniati).

Kegiatan Workshop Sesi Ketiga Menulis Cerita Rakyat Bersama Kawula Muda Kota Banjar
Kegiatan Workshop Sesi Ketiga Menulis Cerita Rakyat Bersama Kawula Muda Kota Banjar

Link Informasi Terkait: https://www.youtube.com/watch?v=gJLvEDwzLZ8

WORKSHOP MENULIS CERITA RAKYAT BERSAMA KAULA MUDA KOTA BANJAR (BAGIAN KEDUA)

RUANG BACA KOMUNITAS – Workshop Menulis Cerita Rakyat Bersama Kawula Muda Kota Banjar gelaran Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) yang didukung penuh oleh Pusbanglin Badan Bahasa, Kemendikbudristek melalui Bantuan Pemerintah Bidang Sastra dan Kebahasaan akan dilaksanakan selama tiga rangkaian tahapan.

Setelah workshop tahap pertama dilaksanakan pada 17 Juli 2024, berikutnya YRBK mengadakan Workshop Tahap Kedua menghadirkan tiga narasumber: H. Alfi Mauluddin, ST., MM, (Founder Desa Bahasa Banjar), Dedeh Rohayati (Dosen FKIP UNIGAL), dan Firman Nugraha, SH., C.L.I (Pemerhati Pendidikan). Selain ketiga narasumber itu, hadir pula informan tambahan, yakni Saiful Hadi, Sos., Guru Inspiratif yang telah menelorkan puluhan karya buku.

Workshop tahap kedua ini dilaksanakan di komplek Desa Bahasa Banjar pada Sabtu 20 Juli 2024 dipandu oleh Nurul Ilmi Pujiastuti, Dosen STIT Muhammadiyah Banjar. Alfi Mauluddin yang tampil menjadi narasumber pertama menyebutkan bahwa Kota Banjar memiliki banyak cerita dengan puluhan situs budaya, namun sayangnya belum banyak digali secara serius. Karena itu, menurut Alfi, upaya yang dilakukan YRBK sangat penting untuk didukung bersama. “Dokumentasi yang serius mengenai budaya Kota Banjar hampir belum ada, ini menjadi urgen untuk diupayakan ke depan agar warisan budaya tidak hilang ditelan waktu,” ucapnya.

Narasumber berikutnya, Dedeh Rohayati membuat klasifikasi cerita-cerita yang ada dan berkembang di Kota Banjar menjadi tiga varian: Legenda, Mitos, dan Dongeng. Menurutnya, upaya yang akan dikaukan YRBK melalui program ini titik fokusnya lebih pada “Legenda” tempat dan sejenisnya. Ia mengusulkan tidak hanya terbatas ke Legenda saja, tapi mitos dan dongeng yang bersifat fiksi juga tidak masalah, tapi yang penting memiliki pesan moral yang baik sehingga dapat bermanfaat sebagai pembelajaran untuk kehidupan yang lebih baik.

Sementara itu, Firman Nugraha menyoroti aspek kreasi dan inovasi yang harus dimiliki oleh kawula muda dalam berbagai hal, termasuk dan terutama dalam karya tulis. Menurutnya, kreasi dan inovasi ditandai pada dua hal utama: kebaruan (novelity) dan keaslian (originality). Dengan begitu, kawula muda harus memegang dua hal penting itu dalam berkarya. Namun begitu diakui bahwa dalam perkembangan keilmuan nyaris mustahil hal-hal yang benar-benar baru, jadi boleh juga mengadaptasi atau memodifikasi yang sudah ada tapi dengan perspektif yang otentik dan khas sehingga kita terhindar dari upaya menjiplak.

Dinamika wacana diperkaya lagi dengan informasi dan pengalaman baik (best practice) dari Saiful Hadi, Guru SMAN 2 Banjar yang telah memiliki prestasi dan sejumlah karya buku. Saiful Hadi memprovokasi peserta workshop agar senantiasa terus bersemangat dalam menulis. “Kalau kamu bukan anak raja dan bukan anak orang kaya, maka menjadi penulis adalah pilihan terbaik untuk menjadi orang terhormat,” ucapnya menyitir Mutiara Kata dari Sayyidina Ali.

Seperti workshop sebelumnya, workshop sesi ini juga dipungkas dengan sesi RTL (Rencana Tindak Lanjut) dipandu Sofian Munawar, Pendiri YRBK. Pada sesi ini peserta workshop diingatkan lagi agar tetap fokus pada tema yang sudah dipilih untuk ditulis serta lebih semangat lagi untuk terus mencari-menggali, memperkaya informasi dan menambah bahan-bahan penulisan lainnya yang relevan. Hal ini sekaligus untuk updating dan upgrading pada pertemuan workshop berikutnya. (Tim YRBK/Editor: Murniati).

Scroll to Top