
Nova Chalimah Girsang, SH, MH
Nova Chalimah Girsang, SH, MH lahir di Kota Yogyakarta 11 November 1979. Saat ini berdomisili di Kota Banjar berprofesi sebagai Dosen sekaligus juga sebagai seorang Advokat. Ibu dua anak ini, lebih dikenal dengan nama Bu Girsang sebagai Dosen di Perguruan Tinggi di Kota Banjar. Bu Girsang ini lebih dulu berprofesi sebagai advokat sejak 2007 dan kemudian pada 2012 masuk dunia pendidikan mengabdi menjadi dosen. Ilmu hukumnya ditransferkan sebagai dosen pada mata kuliah Sistem Hukum Indonesia, mata kuliah Pembentukan Karakter Etika dan Anti Korupsi serta beberapa mata kuliah lainnya. Bu Girsang juga mengabdi di P2TP2A Kota Banjar sebagai Pendamping Hukum sejak 2012 sampai dengan sekarang. Atas pengabdiannya ini pada 2024 mendapat Penghargaan dari Walikota Banjar. Motto hidupnya “Bersyukur dan Bersabar” telah diterapkan dan bertahan dan terus bergerak dalam dunia pendidikan dan hukum. Aktif menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan serta bersuara aktif di media merupakan salah satu transfer of knowledge yang terus dia laksanakan. Hal ini juga yang membuat Bu Girsang mendapat Penghargaan dari Radar TV sebagai Narasumber Kooperatif. Konsistensi menjadi manusia yang bermanfaat itu menjadi bekal utamanya dalam mengarungi kehidupan.
Manusia akan selalu mengalami permasalahan-permasalahan kehidupan, silih berganti. Kehidupan modern menuntut ekspektasi terlalu tinggi, sehingga manghadapkan manusia dalam dinamisasi problematika kehidupan. Maka diperlukan iman dan skill ilmu untuk menghadapi permasalahan duniawi tersebut. Dalam memperoleh skill maka ilmu mempunyai peran untuk menyelesaikan permasalahan. Ilmu dapat diperoleh secara formal ataupun non formal. Pendidikan secara formal ditempuh berjenjang secara sistematis, hal tersebut supaya tidak menghasilkan sesuatu yang prematur. Diantara jenjang formal adalah menempuh Pendidikan di Perguruan Tinggi.
Peran
Peran Perguruan Tinggi sebagai pusat akademik yaitu berperan untuk meningkatkan kualitas SDM, juga sebagai motorik agen perubahan serta pengembangan karakter yaitu melalui semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga dapat melahirkan lulusan yang kompeten dan berintegritas yang siap menghadapi tantangan global di masa depan. Sehingga Kampus merupakan tempat menimba ilmu mentransformasi pemikiran, perilaku, pemahaman menjadi lebih luas.
Melalui Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu, pertama melalui Pendidikan dan Pengajaran: dengan mentransfer ilmu pengetahuan dan membentuk karakter mahasiswa. Yang kedua adalah Penelitian dan Pengembangan: menghasilkan karya ilmiah, inovasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Yang ketiga adalah Pengabdian kepada Masyarakat: mengabdi dengan menerapkan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah di masyarakat.
Kiprah
Kewajiban Tri Darma Perguruan Tinggi tersebut, dalam Pendidikan, yaitu dengan menghadirkan dosen dosen yang kompeten dibidangnya dengan bukti dosen-dosen yang telah bersertifikasi. Dosen sebagai Transfer of Knowledge dan juga membentuk karakter mahasiswa sehingga dapat capable dan survive dalam tantangan global. Pendidikan dilakukan dengan metode pembelajaran blended learning, dengan mekanisme Project Based Learning dan Case By Methode. Dosen harus bisa beradaptasi dengan perubahan dinamika perilaku mahasiswa. Pendekatan yang friendly mendudukkan mahasiswa untuk ruang sharing dan diskusi.
Di Bidang Penelitian, dalam penelitiannya, kiprah dosen-dosen dalam bidang hal research sehingga telah melahirkan banyak penelitian, yaitu Penelitian Pajak, Penelitian Retribusi, Naskah Akademik PUG, Analisis Kependudukan Toko Modern, Analisis Potensi Daerah dan penelitian-penelitian lainnya. Hal tersebut merupakan kiprah nyata dalam mewujudkan menghasilkan karya ilmiah yang berguna bagi Kota Banjar.
Kiprah dalam Pengabdian kepada Masyarakat, yaitu ikut kontribusi nyata dalam program P2WKSS. Wujud pengabdian juga dilakukan dalam kegiatan KKN yang dilaksanakan di Kota Banjar, merupakan kiprah nyata pengabdian mahasiswa untuk peduli dan merojong kemajuan Kota Banjar.
Tantangan
Tantangan yang dihadapi adalah, rendahnya minat anak-anak dalam melanjutkan Pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi. Rendahnya minat dikarenakan mereka dihadapkan dengan biaya dan waktu tempuh yang lama. Sehingga lebih memilih untuk bekerja, membuka usaha atau menikah. Untuk meningkatkan minat berkuliah memerlukan support semua pihak, baik Pemerintah Daerah, dunia usaha, maupun pihak keluarga. Beasiswa Pendidikan merupakan peluang untuk meningkatkan minat Pendidikan. Namun karena minimnya beasiswa yang tersedia maka diperlukan support Pemerintah Kota Banjar untuk menambah kuota Beasiswa Pendidikan, karena Pendidikan adalah investasi yang terbaik meraih masa depan, kalau tidak sekarang maka kapan lagi.
Tantangan selanjutnya adalah menciptakan lulusan-lulusan yang kompeten, hal tersebut perlu good environment untuk mewujudkannya. Mutu Pendidikan, kesempatan pekerjaan, penguatan resistensi dalam menghadapi masalah, diperlukan untuk lulusan yang capable. Diperlukan spirit semangat dari diri mahasiswa itu sendiri untuk terus maju dan menyelesaikan Pendidikan di perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan bermetamorfosis, bentuk keberhasilan menempuh Pendidikan mereka. Menanamkan bahwa Pendidikan adalah penting dan utama perlu dimulai ditahapan keluarga, sehingga anak-anak akan tumbuh dengan kesadaran pentingnya mencari ilmu.
Bila tetap dibiarkan angka lulusan S1 yang rendah, maka akan berat, karena anak-anak Banjar inilah yang akan menjadi pemimpin Banjar di masa mendatang, jadi memang perlu diperjuangkan bersama-sama untuk tujuan bersama yang mulia.
Harapan
Rendahnya angka lulusan Strata Satu di Kota Banjar harus mendapat perhatian untuk dibenahi. Karena Kampus sebagai tempat menimba ilmu harus dijaga dan didorong untuk tetap maju. Dengan kampus yang maju maka menjadi efek untuk lebih ikut mendorong kemajuan Kota Banjar. Menjadi Kampus Unggul berharap dapat menciptakan lulusan excellent yang berdaya guna untuk masa depan Kota Banjar, mari kita mulai bersama, siapapun anda, berperanlah untuk bergerak mendorong Pendidikan untuk mendorong kemajuan Kota Banjar.***


